Verifikasi

Periksa keaslian
sertifikat OSEBI.

Masukkan nomor sertifikat untuk memverifikasi keasliannya dan mengunduh salinan digital resmi.

Kurasi prestasi

Dari sertifikat OSEBI ke basis data nasional.

Kurasi adalah pengakuan resmi oleh Kementerian terhadap suatu ajang talenta dan prestasi peserta didik, sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 71 Tahun 2024 tentang Manajemen Talenta Peserta Didik.

Kurasi dipakai untuk menjaring bibit talenta unggul dari sekitar satu persen populasi peserta didik Indonesia, kurang lebih 500 ribu talenta setiap tahun. Karena OSEBI sudah terkurasi sebagai ajang resmi, peserta OSEBI berkesempatan menjadi bagian dari talenta unggul nasional itu.

OSEBI didaftarkan ke sistem kurasi Puspresnas setiap tahun. Artinya ajangnya sudah tersedia di basis data, sehingga satuan pendidikan tidak perlu mengisi Instrumen 1B atau mengajukan ajang baru, cukup melakukan klaim prestasi menggunakan sertifikat resmi OSEBI.

Manfaat

Bernilai untuk tiga pihak sekaligus.

Bagi peserta didik

  • Pengakuan resmi atas prestasi dari Kemdikbudristek.
  • Peluang beasiswa dan jalur prestasi, seperti SNBP, PPDB, SPMB, dan sejenisnya.
  • Portofolio akademik dan karier profesional.
  • Menjadi bagian dari satu persen talenta unggul nasional.

Bagi sekolah

  • Basis data bakat dan minat siswa yang terverifikasi.
  • Reputasi sekolah sebagai pencetak talenta unggul.
  • Evaluasi capaian prestasi secara berkala.

Bagi penyelenggara

  • Pengakuan resmi dari pemerintah dan reputasi ajang.
  • Bahan evaluasi mutu penyelenggaraan.
  • Daya tarik bagi calon peserta baru.

Alur kurasi

Siapa berperan apa.

Karena OSEBI sudah terdaftar sebagai ajang talenta, jalur yang dipakai sekolah adalah klaim prestasi, bukan pengajuan ajang baru.

PihakTahapanPeran
PenyelenggaraKurasi ajangMendaftarkan dan mengurasi ajang OSEBI ke Puspresnas, sudah dilakukan rutin setiap tahun.
Satuan pendidikanKurasi prestasiMengklaim capaian prestasi peserta didik aktif menggunakan sertifikat OSEBI.
Peserta didikKurasi mandiriHanya berlaku setelah peserta didik lulus atau tamat sekolah.

Operator satuan pendidikan, yaitu guru atau admin sekolah, yang berwenang mengurasi capaian peserta didik aktif. Peserta didik yang sudah lulus dapat mengajukan kurasi secara mandiri.

Langkah demi langkah

Cara mengklaim prestasi OSEBI.

Enam langkah di laman resmi kurasi Puspresnas, dari membuka portalnya sampai pengajuan tersimpan.

  1. 01

    Buka laman resmi kurasi Puspresnas

    Masuk ke laman kurasi prestasi Kemendikdasmen, lalu pilih menu DIKDASMEN, khusus operator SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

    kurasi-prestasi.kemendikdasmen.go.id
  2. 02

    Masuk dengan akun SSO PDData

    Gunakan surel dan kata sandi akun SSO PDData sekolah. Sistem menerapkan otentikasi ganda melalui Google Authenticator atau Microsoft Authenticator.

    Bila otentikasi ganda bermasalah, hubungi Admin Instansi setempat untuk meminta pengaturan ulang kode QR.

  3. 03

    Lengkapi data operator dan aktifkan satuan pendidikan

    Pada menu Akun Operator, lengkapi data diri. Lanjutkan ke menu Satuan Pendidikan, pilih sekolah yang sesuai, lalu tekan Aktifkan Satuan Pendidikan.

  4. 04

    Masukkan data peserta didik

    Buka menu Peserta Didik, tekan Tambah Peserta, lalu isi NISN dan tanggal lahir sesuai data resmi dan tentukan statusnya.

    • Aktif, yaitu peserta didik yang sedang menjalani masa studi.
    • Tidak aktif, yaitu belum melanjutkan namun masih terdaftar di satuan pendidikan Anda.
  5. 05

    Klaim prestasi dari ajang OSEBI

    Buka menu Prestasi, tekan Klaim Prestasi, lalu cari ajang dengan mengetik “OSEBI” atau “Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia”, karena ajang ini sudah tersedia di daftar cabang ajang.

    • Cocokkan penyelenggara, jenis ajang, tingkat, dan tanggal penyelenggaraan dengan sertifikat siswa.
    • Tekan Klaim pada baris cabang OSEBI yang sesuai dengan sertifikat peserta didik.

    Karena OSEBI sudah terkurasi, langkah ini menggantikan Instrumen 1B dan verifikasi mandiri, yang hanya berlaku untuk ajang yang belum terdaftar.

  6. 06

    Isi formulir Ajukan Prestasi dan unggah dokumen

    Isi formulir sesuai data pada sertifikat OSEBI siswa, lalu unggah dokumen pendukung. Setiap pengajuan memperoleh kode unik untuk melacak status kurasinya.

    • Nama peserta didik, pilih dari daftar yang sudah dimasukkan sebelumnya.
    • Capaian atau juara, sesuai sertifikat, misalnya Juara 1, Medali Emas, atau Finalis.
    • Deskripsi prestasi, misalnya “Medali Emas OSEBI Tingkat Nasional 2026”.
    • Tanggal memperoleh prestasi, sesuai tanggal sertifikat ditandatangani.
    • Kelas atau semester saat prestasi diraih.
    • Nomor sertifikat, persis seperti tertulis pada sertifikat OSEBI.
    • Berkas sertifikat dalam format PDF, maksimal 1 MB.
    • SK Pemenang atau Finalis, atau pengumuman resmi dari penyelenggara.
    • Pilih keperluan kurasi, lalu tekan Simpan Pengajuan.

Perhatikan sertifikat

Tiga informasi yang akan diminta.

Sebelum mengajukan klaim, pastikan sertifikat peserta didik memuat ketiganya, sebab formulir pengajuan menanyakan persis data ini.

Nomor sertifikat
Tercantum pada sertifikat dengan format resmi penyelenggara. Wajib disalin persis ke kolom Nomor Sertifikat.
Tanggal sertifikat
Tanggal pelaksanaan atau penandatanganan sertifikat, dipakai untuk mengisi kolom Tanggal Mendapat Prestasi.
Capaian peserta didik
Predikat atau peringkat yang diraih beserta kategori jenjang kelas peserta.

Jadwal kurasi

Empat belas batch sepanjang tahun.

Pengajuan dapat dilakukan setiap hari. Yang masuk masa penilaian sebuah batch hanyalah ajuan yang sudah dinyatakan valid sampai tanggal batas akhirnya.

BatchBatas akhirMasa penilaianPenetapan hasil
Batch 19 Januari12–21 JanuariMinggu ke-5 Januari
Batch 223 Januari26 Jan – 4 FebMinggu ke-2 Februari
Batch 36 Februari9–18 FebruariMinggu ke-4 Februari
Batch 420 Februari23 Feb – 4 MaretMinggu ke-2 Maret
Batch 527 Maret30 Maret – 8 AprilMinggu ke-3 April
Batch 610 April13–22 AprilMinggu ke-5 April
Batch 78 Mei11–20 MeiMinggu ke-5 Mei
Batch 85 Juni8–17 JuniMinggu ke-4 Juni
Batch 93 Juli6–16 JuliMinggu ke-4 Juli
Batch 107 Agustus10–19 AgustusMinggu ke-4 Agustus
Batch 1111 September14–23 SeptemberMinggu ke-5 September
Batch 129 Oktober12–21 OktoberMinggu ke-5 Oktober
Batch 136 November9–18 NovemberMinggu ke-4 November
Batch 144 Desember7–16 DesemberMinggu ke-4 Desember

Ajuan yang belum valid sampai batas akhir tidak gugur, ia otomatis diproses pada batch berikutnya.

Strategi

Agar pengajuan tidak ditolak.

Sebagian besar penolakan terjadi karena kesalahan dokumen atau ketidaksesuaian data, bukan karena kualitas prestasinya.

Gunakan dokumen terverifikasi
Unggah PDF resmi dengan pindaian yang jelas dan tanpa suntingan berlebihan. Pastikan sertifikat memuat tanda tangan, stempel, nomor sertifikat, dan kode QR bila tersedia.
Pastikan data konsisten
Periksa kesesuaian nama peserta, nama sekolah, tingkat lomba, tahun pelaksanaan, dan bidang lomba antara isian dan sertifikat. Kesalahan kecil pada identitas kerap membuat dokumen diragukan.
Cocokkan cabang ajang dengan tepat
Saat mencari OSEBI di basis data, pilih baris cabang ajang, jenjang, dan tahun penyelenggaraan yang persis sama dengan yang tertera pada sertifikat peserta didik.
Sertakan SK pemenang atau finalis
Lampirkan SK pemenang atau pengumuman resmi hasil lomba dari penyelenggara OSEBI sebagai dokumen pendukung, di samping sertifikatnya sendiri.
Ajukan jauh sebelum batas akhir
Mengajukan lebih awal menyisakan waktu untuk memperbaiki dokumen bila diminta revisi, sehingga hasil kurasi dapat ditetapkan pada batch yang sama.

Pertanyaan umum

Seputar kurasi.

  • Tidak. OSEBI didaftarkan secara rutin oleh penyelenggara ke basis data Puspresnas setiap tahun, sehingga sekolah cukup mencari dan mengklaim ajang OSEBI yang sudah tersedia di menu Prestasi, tanpa mengisi Instrumen 1B.

  • Hanya operator satuan pendidikan yang berwenang mengurasi capaian prestasi peserta didik aktif. Kurasi mandiri oleh peserta didik baru dapat dilakukan setelah yang bersangkutan lulus.

  • Ajuan yang belum dinyatakan valid sebelum batas akhir sebuah batch akan otomatis diproses dan masuk ke masa penilaian batch berikutnya.

  • Sekurang-kurangnya sertifikat resmi OSEBI dalam format PDF berukuran maksimal 1 MB, serta SK Pemenang atau Finalis maupun pengumuman resmi dari penyelenggara yang memuat nama, capaian, dan tanggal pelaksanaan.

  • Sistem kurasi memakai otentikasi ganda melalui Google atau Microsoft Authenticator. Bila terkendala, operator dapat meminta pengaturan ulang kode QR kepada Admin Instansi setempat.

Semua langkah di atas dikerjakan di laman resmi kurasi Puspresnas.

Buka laman kurasi

Cek sertifikat

Nomor sertifikat

Nomor tercantum di bagian bawah dokumen sertifikat elektronik.

Sertifikat tidak ditemukan? Pastikan babak yang diikuti sudah selesai dan pembayaran telah terkonfirmasi, lalu periksa kembali melalui portal peserta.

Pemeriksaan dilakukan melalui portal peserta. Pastikan nomor disalin persis seperti tertulis, termasuk tanda garis miring.

Lihat SK pemenang

Belum punya
sertifikatnya?

Pendaftaran dibuka 15 Juli 2026

Daftar OSEBI 2027

Sertifikat lomba dan UKBI sudah termasuk biaya pendaftaran.

competzy.